Upaya Mencari Kunci Penyelamat Nasib Saksi Kunci

Buku yang disusun selama enam tahun ini kudu dilalap baca dalam sehari. Continue reading

Catatan tentang Pajak Rumah Kos

Pemerintah Kota Jogjakarta berencana memungut pajak bagi pengelola indekos yang memiliki lebih dari 10 kamar dan memiliki fasilitas layaknya hotel. Fasilitas yang dimaksud antara lain air conditioner dan kamar mandi dalam. Tarif yang bakal dikenakan adalah 10% dari omzet (Harian Jogja, Senin, 25 Juli 2011). Pemda lain boleh mengadopsi langkah Pemkot Jogja itu guna menambah pendapatan asli daerah. Continue reading

Mendongkrak Penerimaan PPh Orang Pribadi

Jika sementara kalangan berpendapat bahwa potensi penerimaan pajak belum tergali secara optimal, mungkin ada benarnya. Salah satu potensi besar penerimaan pajak itu justru ada di depan mata, yakni dari orang pribadi (OP). Masing-masing individu, baik saya maupun Anda, begitu penting berperan mengisi pundi anggaran negara. Seberapa besarkah potensi itu? Continue reading

Membangun Tabiat Patuh Pajak

Bulan Maret akan tiba. Inilah saat-saat para Wajib Pajak sibuk mengisi dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh). Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) paling lambat melaporkan SPT mereka pada 31 Maret, Wajib Pajak Badan paling lambat menyampaikannya pada 30 April. Penyampaian SPT merupakan salah satu bentuk kepatuhan warga dalam menjalankan ketentuan perpajakan. Continue reading

Menjajal Enaknya Empek-Empek Khas Pati

Palembang punya pempek. Pati punya empek-empek. Tak kalah enaknya. Continue reading

Tempo Empat Dekade

Siapa yang lewat telepon mengusili Minarni, atlet bulutangkis Asian Games 1970 yang menjadi sampul edisi percobaan, dengan berpura-pura jadi arwah pelatih yang baru saja meninggal? Benarkah Gus Dur lupa Jumatan gara-gara keasyikan menulis kolom? Mengapa halaman utama rubrik Nasional soal santet diblok tinta hitam? Tren fashion apa yang diangkat oleh redaktur Gaya Hidup di ruang rapat sehingga membuat kaget artis Indra Herlambang? Apakah Time, Inc benar-benar berniat menggugat mereka lantaran masalah “kemiripan merk”? Kenapa lantai kantor mendadak dipel sehingga pemimpin redaksi jatuh terpeleset?  Continue reading

yacobyahya:

Oleh Rika Theo, jurnalis Kontan

Originally posted on Theorika:

Pada suatu malam terang di bulan April 2012, saya mendapat kesempatan menyusuri kota Frankfurt, Jerman. Bertemulah saya dengan markas utama  European Central Bank (ECB). Di tengah temaram lampu jalan kala itu, tampak oleh saya lambang euro berwarna biru – besar, gagah, dan berkilauan . Namun, bukan lambang euro itu yang mencuri perhatian saya, tapi pemandangan tak biasa di sekitar gedung megah sebuah bank sentral. 

View original 623 more words