Game Zuma Deluxe? Sudah Tamat Tuh…

Zuma    Kodok Nembak  Kodok Ngorek  Kodok Kungkong sumber gambar: www.msn.com

Game ini cukup gatheli memang. Hehehehe… maksudnya, game ini bikin kecanduan. Tingkat adiktivitasnya tergolong tinggi –selain game Fifa Football Manager. Sampai-sampai setiap saya berkunjung ke kantor-kantor pemda (pas lagi liputan), mesti setiap pegawai main game ini. Pun demikian dengan mantan redaktur saya, Mbak Mesti. Hmmm… kayaknya mereka pada asyik main game kodok ini. Pantas saja, dalam situs Microsoft, game ini bertengger di urutan kedua dalam lima besar game-game keluaran Microsoft yang paling digemari di planet ini.

Saya pun penasaran, apaan sih asyiknya main game ini? Dua bulan silam, ketika saya dan Murjayanti, calon istri saya, membeli seperangkat notebook, si Mur minta diinstallkan game kodok nembak. Apa sih maksudnya? Ooohhh, ternyata Zuma Deluxe yah namanya?

Sekali coba, asyik juga yah. Game ini sederhana. Hanya menembak bola-bola berwarna sesuai dengan warnanya: merah, kuning, hijau, biru. Jika sudah melewati tiga level pertama, warna bola bertambah satu, yaitu ungu. Tiga level kedua sudah lewat, maka pada level-level berikutnya akan ketambahan satu warna bola lagi, yaitu putih.

Mungkin saja game ini terilhami dari cerita legenda Indian Maya atau Aztec. Saya sendiri gak tahu. Alur ceritanya, seorang dewa (mungkin matahari) sedang terpenjara. Si dewa punya teman berbentuk kodok. Si kodok ini harus membebaskan si dewa agar bisa kembali mengatur jagad dan seisinya. Bola yang dibiarkan berjalan akan mendekati mulut tengkorak. Jika bola sudah masuk ke mulut tengkorak, maka gagallah kita.

Maka, si kodok ini harus menelusuri kuil-kuil kuno dan menghabiskan bola-bola berwarna tadi dengan cara menembak. Jika kita beruntung, kita akan mendapatkan bola bom, pelambat, atau pembidik. Ini akan memudahkan tugas kita menghabiskan bola tersebut. Nah, untuk mengumpulkan banyak nilai, kita bisa membidik koin yang muncul beberapa kali atau menembak di sela-sela jarak bola yang menganga (gap). Hal ini, selain untuk mendulang poin, juga berguna untuk mempercepat habisnya bola. Oh yah, setiap berhasil mengumpulkan poin 50.000 dan kelipatannya, kita memperoleh satu “nyawa”.

Sampai level 9, saya girang pasti sudah tamat. Eh, kok muncul tiga kuil lagi. Yah, harus menghabisi level 10, 11, dan 12 deh. Duh susahnya. Saya frustrasi gak pernah berhasil. Eh, suatu saat, saya bisa menhabiskan level 12. Loh, ternyata, masih ada level 13. Tempatnya di angkasa. Bolanya lebih banyak dan jaraknya makin panjang. Syukurlah, saya bisa melalui level 13-1. Pikir saya, seperti level 10 hingga 12, level 13 ini akan saya lalui sampai 7 tingkat. Tapi seelah level 13-1, saya bersorak karena tamat. Akhirnya, berhasil juga merampungkan game lucu ini.

Syukurlah, saya bisa melalui level 13-1. Pikir saya, seperti level 10 hingga 12, level 13 ini akan saya lalui sampai 7 tingkat. Tapi setelah level 13-1, saya bersorak karena tamat. Gak ada lagi kelanjutan level 13-2, 13-3, hingga 13-7. Akhirnya, berhasil juga merampungkan game lucu ini. Setelah membebaskan si dewa, sang kodok diangkat jadi saudara oleh si dewa, dan mengatur jagad raya ini bersama-sama, sesuai dengan bintang tempat tinggal mereka.

Saya sudah memungkasinya dua kali. Pertama, di tempat kos si Mur, dan kedua, di rumah kontrakan saya di Jakarta –tepat hari ini. Baru saja hari ini saya meninggalkan Yogya dan harus kembali lagi di Jakarta.

Sayang, saya belum mencoba versi online-nya. Saya sudah coba mengunduh (download) di warnet tapi gagal. Pasti lebih seru lagi, karena medannya berbeda dari versi CD-nya.

Hayo, mau bersaing dengan saya? Anda sudah level berapa? Asal jangan lupa kerja yah…

11 responses to “Game Zuma Deluxe? Sudah Tamat Tuh…

  1. Salam kenal dari Surabaya. Game Zuma juga favorit di ITS, mulai dari mhs, karyawan, dan dosen pun sering memainkannya ketika gak ada kerjaan. Kalo saya sih, dah level berapa ya??? dan lupa tuh… coz dah lama gak maen game Zuma. Sekarang lagi asyik maen game flashpoint🙂

  2. Salam kenal Alief. Sekarang aku baru saja namatin game Tumblebugs. Lebih lucu dan variatif dari Zuma.

  3. Salam kenal, Oh ya kawan Yacobyahya, mungkin bisa sharing info tentang jurnalis dan lain-lain, saya juga punya blog sendiri beralamat di http://petualanganku.multiply.com gimana kalau kita saling link antar blog, oke sekian aja dulu bos.

    Salam

    Marwan Azis
    HP:085656081317

  4. Ginanjar Rah Widodo

    Zuma yo mas???nek ning kantorku Pak Anag (Kepala Kantor) penggaweane dolanan game Luxzor…koyo zuma tapi bernuansa mesir….mirip2 zaman firaun sing koyo panggonku kerja…hehehehe…..ndang di goleki yo….ndang di maenke

  5. wah.. si mas ngebocorin nih, jadi ketauan kalo ternyata level 12 bukan level terakhir… saya baru sampe level 12 mas! udah seminggu ini gak beres-beres! punya tips nya gak? selain nembakin warna yg sama?

  6. bagi2 linkbuat download zuma dun…!!

  7. klo gw udh tamat jg

  8. !!!!!!!!!!!!!!!!!!????????????

  9. zuma deluxe is great pc game

    here you can play this game :
    http://www.gamesy4.com/game/70/Zuma-Deluxe-Online.html

  10. dulu aku suka zuma sekarang ada game tumblebugs jadi aku suka 22nya

  11. hebat tenan.. iso sampek tamat ik! sudah nyoba zuma revenge?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s