Inggris

Coba tanya pada guru bahasa Inggris. Apa bahasa Indonesia dari “English”? Tentu jawabnya “Inggris”. Dan apa bahasa Indonesia dari “Brittish”? Jawabnya juga “Inggris”. Dua kata yang berbeda artinya diartikan dalam satu kata. Bagi orang awam, kerap timbul kaprah.

Lantas apa bedanya?

“Britain”, saya usul diterjemahkan saja jadi “Britania”. “Britain” juga sering disebut lengkap “Great Britain” dan kita untungnya juga punya istilah “Britania Raya” sebagai padanannya.

Britania Raya merupakan satu wilayah, seringkali diakui sebagai sebuah negara, yang terdiri dari empat kerajaan. Benderanya bernama “Union Jack”. Bendera berlatar warna biru tua, berpalang merah-putih plus dua diagonal silang merah-putih. “Negara” ini terdiri atas empat kerajaan England –nah, ini yang jadi rancu, Scotland, North Ireland, serta Wales. Tak jarang, ia juga disebut “United Kingdom”.

England –bahasa maupun orangnya disebut English– berbendera St George Cross. Warnanya putih, berpalang merah. Ibukotanya London. Ini yang seharusnya dikenal sebagai Inggris dalam bahasa Indonesia.

Scotland atau Skotlandia berbendera latar warna biru tua, ada dua diagonal putih. Ibukotanya Glasgow. Negara ini berada di utara England.

Wales berbendera putih-hijau, bergambar naga merah di tengahnya. Ibukotanya Cardiff. Ia berada di barat daya England.

Sedangkan Irlandia Utara atau Ulster beribukota di Belfast. Ia berlokasi di Pulau Irlandia, yang berada di sebelah barat persis Pulau Inggris.

Ulster satu pulau dengan Republik Irlandia. Republik Irlandia berbendera trikolor hijau-putih-oranye, agak mirip dengan bendera Italia.

Jadi, pendek kata, “Inggris yang English” rupanya salah satu dari empat bagian “Inggris yang Britain”. Ini unik, ada semacam “negara dalam negara”.

Di bidang olah raga, definisi ini jadi “rancu”. Olimpiade hanya mengakui negara United Kingdom. Makanya dari dulu hingga kini tak ada tim nasional sepakbola United Kingdom yang berpartisipasi. Soalnya, masing-masing negara punya timnas sendiri.

Dalam kualifikasi Piala Dunia, keempat negara itu bersaing.

Saya masih susah membayangkan jika liga-liga bola, misalnya Skotlandia dan Inggris, dilebur. Atau timnas mereka digabung. Tiap-tiap klub dan timnas punya fanatisme suporter masing-masing. Ryan Giggs boleh satu klub dengan Paul Scholes –Manchester United. Namun Giggsy membela Wales dan Scholes andalan Inggris. Sama halnya, Billy Dodds punya Skotlandia dan Iain Dowie milik Irlandia Utara. Serta Roy Keane plus Robbie Keane untuk Republik Irlandia.

Semoga salah kaprah bahasa kita soal istilah “Inggris” bisa sedikit jernih.

2 responses to “Inggris

  1. Waaaahh..yacob keren…saya baru tau low…jadi malu…

  2. Upik, you flatter me too much… hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s