Pesepakbola di Inggris, Bekerja di Hari Raya

Inilah keunikan kompetisi sepak bola paling gemerlap di dunia saat ini, Liga Inggris -mulai level bawah hingga tingkat tertingi di Premier League. Di saat liga-liga di negara lainnya libur pada Natal, liga negeri tiga singa ini tak henti berkompetisi.

Inilah, fenomena boxing day. Tradisi Natal yang sudah berakar urat ratusan tahun. Lantas, apa bedanya atlet bola dengan pekerja relawan yang gak prei di hari libur?

(Sumber utama: Tabloid Bola)

Kebiasaan ini berawal dari “murah hati” para juragan kaya di negeri Albion.

Di kala Natal, mereka masih mempekerjakan para buruhnya. Yah mulai menyiapkan tetek bengek pesta, mengurus ladang pertanian, dan lain sebagainya. Senyampang tentu saja, kaum kaya itu berpesta, duduk bercengkrama bersama keluarga, bagi-bagi hadiah, minum-minuman, dan menyanyi di gereja. Seabrek urusan domestik itu mereka serahkan kepada para pembantu.

Sehari usai Natal, para pekerja itu mereka “pulangkan”, menikmati liburan usai ngedur seharian bekerja. Nah, giliran para kelas pekerja ini yag menikmati waktu senggang, mengunjungi sanak famili. Nah, mereka ini berbekal upah tambahan yang dimasukkan dalam semacam celengan berbentuk kotak (box).

Tradisi ini berkembang, hingga gereja-gereja menyediakan boks bagi para jemaat yag menyumbang. Lantas, dana dari boks itu mereka salurkan pada kaum papa. Jadi berkah boxing day tak cuma milik para pekerja.

Dan boxing day tak ada kaitannya dengan kompetisi tinju.

Saking mengakarnya tradisi ini hingga ratusan tahun, pemerintah Inggris membuat hari libur nasional saban Natal dan sehari setelahnya guna menyambut boxing day.

Yang namanya orang liburan pasti butuh hiburan.

Dan sepak bola di tanah kelahiran olah raga ini adalah “agama kedua”. Hampir setiap orang Inggris keranjingan bola. Mulai dari anak-anak, orang tua, pekerja, maupun kelas mana pun.

Bertandang langsung ke stadion atau ke kedai-kedai –pub, bar, club– maupun duduk manis di depan teve rumah adalah pilihan yang sama nikmatnya guna merasakan ketegangan pertandingan.

Di lain soal, pada boxing day, radio BBC pernah membacakan novel JK Rowling yang fenomenal, serial Harry Potter. So, orang-orang libur memang lapar hiburan.

Nah, konsekuensinya, sebagai “entertainer”, para pesepakbola dari berbagai kasta kompetisi di Inggris, pantang libur di hari Natal. Latihan, persiapan, dan tanding.

Kebiasaan macam begini jelas bikin gagap pelatih atau pemain yang baru mencicipi Liga Inggris. Mantan pelatih Brazil yang sukses menggondol Piala Dunia 2002 dan mengantar Portugal ke final Piala Eropa 2004, Luiz Felipe Scolari –kini melatih klub elit London Chelsea, sempat diprotes istri lantaran “lembur” di hari libur: Natal.

Dan ini merupakan tantangan tersendiri bagi para pelath untuk mengalokasikan tenaga demi mengarungi beragam kompetisi yang panjang. Kalau sudah begini, kualitas para pemain pelapis (cadangan) yang berbicara. Coba bayangkan Manchester United Desember ini sibuk terbang ke Jepang untuk meladeni Piala Dunia Antarklub. Sehabis itu, ia menjalani laga boxing day kontra Stoke. Beberapa lagi harus menyuguh Middlesbrough. Untungnya, klub kesukaan saya ini “lulus” ujian pada jadwal yang ketat ini. Setan Merah juara dunia setelah di final menghajar 1-0 LDU Quito asal Ekuador, serta melibas lawan-lawan di liga meski dengan skor tipis 1-0.

Meski peras keringat di hari libur, sebenarnya klub bisa menuai untung di laga boxing day. Itu jika mereka jadi tuan rumah. Harga tiket bisa melambung 40% ke atas loh.

Nah, wahai pemain bola di Inggris, boxing day itu berkah atau tulah?

One response to “Pesepakbola di Inggris, Bekerja di Hari Raya

  1. Di sini, boxing day yang maen tiga hari sekali itu malah dilakukan tiap bulan, mas bro….

    Apa gak hebat tuh pemaen2 sini?
    😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s