Tiga Hari Tanpa Hujan

Sudah tiga kali 24 jam lebih tak setitik pun air dari langit turun.

Yogyakarta gerah. Saya pun merasa jengah. Apalagi kondisi kamar kos yang kurang sehat. Masuk di dalamnya laksana masuk ke dalam oven. Saya jadi lemas.

Entah kenapa pada awal Desember ini hujan tak mau datang. Oke-oke saja sih, justru saya berharap cuaca cerah pada akhir Desember nanti.

Ah, itu terserah Yang Maha Kuasa. Dialah pembagi rezeki, Dialah pengatur semuanya. Hujan, bisa jadi rezeki bagi petani, bisa jadi bencana bagi orang metropolitan. Tergantung pada kita sendiri bagaimana mengelola pemberian alam ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s