Lalap Dua Buku

Kegiatan yang sudah lama aku tinggalkan. Sangat senang, seperti hape sowak kena charge sampau full kembali.

Kembali ke Yogyakarta bikin aku nyantai (lagi). Aku dulu kuliah di sini, pada 2000-2004. Aku lulusan Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Membaca adalah hobiku. Aku terlecut karena lihat banyak aktivis yang punya koleksi sampai beberapa raknya penuh. Yang maniak baca malah butuh lemari besar guna menyimpan buku-bukunya. Aku gak pengen kalah. Makanya aku harus banyak baca.

Namun dunia kerja sangat menyita waktu. Hanya kalau aku sakit keras, berbaring beberapa hari, itulah kesempatan dalam kesempitan di mana aku bisa baca.

Di Yogya, aku baru tiga hari. Sejak Senin. Aku lalap Hiroshima karya John Hersey sehari semalam. Itupun usai menamatkan Pencuri Anggrek oleh Susan Orlean. Buku yang terakhir dibelikan oleh Janet E. Steele. Sedangkan John Hersey aku kenal sekilas dari Andreas Harsono. Usai mengikuti kursus jurnalisme sastrawi yang diampu kedua orang itu, aku dapat karya tersebut. Plus, beberapa karya lainnya.

Well, membaca itu asyik. Setelah sekian lama tak kulakukan. Aku siap-siap membabat Angsa-Angsa Liar punya Jung Chang. Sudah separuh lebih aku baca namun lupa sampai bagian mana. Ulangi dari bagian awal tak ada salahnya.

Yang jelas aku sedang sibuk… sibuk membaca.

One response to “Lalap Dua Buku

  1. Hehe, betul Pak, seringkali waktu sakit itu waktu yang paling cocok utk membaca….

    Habis mau ngapa2in juga bingung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s