Perunggu Lagi dari Mur

Hati berdebar-debar menunggu kabar darimu. Akhirnya kau bawa juga medali tingkat tiga. Dua keping.

Sudah bersiap salat Isya, hape berdering. Dari kami. “Dapat dua perunggu,” ujarmu. Dari speed estafet dan lead estafet. “Besok semifinal boulder. Doakan yah.”

Tentu saja aku doakan. Kau merajai nomor boulder empat tahun silam. Emas di Palembang! Di Samarinda, mengapa tidak? Doa selalu untuk keberhasilanmu. Aku bangga padamu, Mur. Cayo… cayo… cayo…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s