Mur, Selamat Berjuang

Selasa dini hari, jelang pukul empat mata ini tak dapat terpejam. Aku ambil air wudu untuk salat hajat. Hal yang akhir-akhir ini jarang aku lakukan.

Doa terpanjat. Dari seorang hamba yang biasa. Kadang rajin ibadah, kadang malasnya minta ampun. Yah, kali ini aku berdoa. Agar kau dapat mengulang jaya. Yah, seperti empat tahun lalu di Palembang. Tatkala kau dulang medali kuning kemilau itu.

Perjalanan sudah jauh hingga kini. Hapuskan kata mundur atau minder. Kamu bisa. Kamu pasti bisa. Malam itu sebenarnya aku mau banyak cerita. Coba suntik semangat. “Mau tidur, besok setengah sembilan berangkat,” tuturmu.

Jelang siang hari ini baru kau hubungi aku. Kemarin di Yogyakarta, hari ini sudah di Samarinda. Hingga dua pekan ke depan.

Kuteringat Minggu malam dua pekan lalu. Kita masih duduk bersama di peron Stasiun Tugu. Tunggu Kereta Gajayana. “Dari arah timur Kereta Gajayana masuk ke jalur tiga dengan tujuan akhir Stasiun Kota Jakarta. Rangkaian gerbong dari arah barat lokomotif, gerbong mesin, kereta tujuh, kereta enam, kereta lima, kereta empat, gerbong dapur, kereta tiga, kereta dua, dan terakhir kereta satu,” raung petugas stasiun lewat corong pengumuman.

“Berangkatlah ke Kaltim. Raih emas. Lantas kita akan bersama,” ujarku sambil mengusap rambutmu. Aku harus segera masuk ke kereta.

Perpisahan selalu jadi hal terberat.

Aku ingin mengakhiri hubungan yang terbentang jarak ini. Tiga tahun lebih sudah cukup. Aku ingin bersamamu setiap hari. Perpisahan ini hanya sesaat. Sepulang kau dari medan juang, kita akan bersama. Seperti yang kau minta, pun seperti yang ku ingin.

Mur, engkau memang jagoanku. Selamat berjuang.

7 responses to “Mur, Selamat Berjuang

  1. so sweet….

  2. Hmmm… jadi malu Pik…

  3. kapan nikahnya. wis diselip ariev ki…

  4. manis sekali. moga lancar ya,,,once you find the one,,,just don’t let it go:-)
    salam,

    RK

  5. Irfan, Ruis,
    Makanya doain dia menang PON, biar ada modal buat kawin hehehe…

  6. selamat berjuang jugaa…. Semangat!

  7. kucingkeren,
    Makasih atas suntikan semangatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s