Tahun Baru di Kontrakan saja

Malam terakhir di bulan Desember aku lalui sendirian di kontrakan. Hanya berteman selimut, kasur, dan bantal, serta teve. Di luar bersautan bunyi petasan kembang api serta terompet. Seakan bersaing dengan derai renyai gerimis.

Hanya film jepang Yojimbo dan A Gentle Breeze in a Village menemaniku. Dingin banget. Kamar yang biasanya berhawa gerah dan bikin sumuk kini berubah kebalikannya. Setiap dindingnya berasa kelu. Seakan ada air dari baliknya yang lambat laun meresap.

Ah, seperti malam ganti tahun sebelumnya, tak ada yang istimewa bagiku. Buatku, malam itu hanya tiada beda dari malam-malam lainnya. Mengapa harus mengumbar hura-hura seperti sekumpulan orang di luar sana? Seperti malam-malam lainnya, aku merasa bosan. Ingin cepat berganti hari… Aku capek -seusai dari kantor mengedit beberapa berita yang ditulis oleh calon reporter. Aku ngantuk dan tertidur… teve masih menyala…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s