Bhutto… (2)

Arah media kali ini berbelok. Bidikan kambing hitam bukan lagi pada gembong teroris. Melainkan kepada pemerintahan Musharaf. Bisa jadi, ada sokongan Paman Sam di balik itu.

Kompas hari ini menampilkan analisis itu. Menuding gerombolan teroris seperti Al Qaida dan Taliban adalah hal yang mudah dilakukan. Lagipula tuduhan tersebut berawal dari versi pemerintah. Seorang ahli terorisme berpendapat Al Qaida memang beraksi brutal. Bom bunuh diri seringkali mereka gencarkan. Namun dengan serangan tembakan jarak dekat? Belum pernah!

Menariknya, Benazir sempat berkirim surat kepada jurnalis CNN, pasca percobaan pembunuhannya yang pertama, Oktober silam. CNN sempat hendak segera menyiarkan surat tersebut. Namun suami Benazir menahannya hingga mantan perdana menteri itu benar-benar wafat, nantinya.

Kini, isi surat tersebut boleh terkuak. Benazir menulis, pihak pemerintah tak pernah memenuhi permintaannya untuk mengetatkan pengamanan untuknya. Bisa jadi bukan Musharaf pribadi. Namun kaki tangan si presiden, terutama intelijen yang berpola pikir ekstrem, kemungkinan paling besar penyebabnya.

Sejumlah kalangan menuding lebih jauh, bisa jadi ada konspirasi Paman Sam. Amerika Serikat sendiri pernah berbisnis dengan Taliban, Al Qaida, serta Pakistan sendiri. Pertanyaannya, menjelang pemilu nanti, pilih Musharaf atau Bhutto? Nampaknya Bush Jr memilih yang pertama.

Apapun kemungkinannya, kita telah kehilangan sosok perempuan pengusung demokrasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s