Begitu Berat Meninggalkanmu…

Hari ini, aku harus kembali ke ibunya kota, Jakarta…

Pagi hari, suasana Pati mendung. Sedikit gerimis. Malas-malas nyaman. Aku fotokopi undangan untuk peringatan 100 hari meninggalnya Bapak. Sedianya untuk 9 Januari nanti. Atau bertepatan dengan malam tahun baru 1429 Hijriyah. Semoga aku bisa memeluk suasana kota kecil nan nyaman ini.

Aku tabungkan sejumlah uang untuk Ibu ke BRI Kantor Cabang Pati. Di sinilah dulu almarhum Bapak berkarya. Lantas aku bertandang ke Toko Puas. Di toko buku laris di kota ini aku cari Majalah Kartini untuk Ibu. Sial. Belum terbit edisi terbaru. Aku ganti saja dengan Tabloid Nyata. Untuk pembunuh waktu senggang buat Ibu.

Nanti sore aku harus berangkat kembali ke Jakarta. Hari-hari kerja kembali lagi.

Suasana Pati, malas-malas nyaman. Semalas aku meninggalkanmu, senyaman aku tinggal di dalammu…

One response to “Begitu Berat Meninggalkanmu…

  1. yahh kodoakan yahhh …..AMIN………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s