Murjayanti Merajai Palu

Baru kali pertama ini, Mur menyabet juara pertama panjat dinding nomor kecepatan. Kategori yang bukan spesialisasinya.

Mur berangkat bersama Fitri dan Tru. Mereka ke Palu minggu lalu (10-15/12). Untuk kompetisi panjat dinding kategori mahasiswa. Ada empat nomor yang dipertandingkan. Beregu kecepatan, beregu kesulitan, perorangan kecepatan, dan perorangan kesulitan.

Beregu kecepatan, putri Yogyakarta juara satu. Tentu poin berharga bagi Fitri dan Tru, yunior Si Mur. Mereka bertiga berhasil menyingkirkan Jawa Barat pada nomor ini. Sayang, dalam beregu kesulitan, Jawa Barat membalas. Mur dkk harus puas sebagai runner up. Dalam nomor perorangan, Mur merajai spesialisasinya: kesulitan alias lead atau difficulty. Hari terakhir lomba, Mur ternyata bisa menembus final kategori speed, nomor yang bukan dia kuasai. Dan syukurlah, dua gondol juga juara pertama.

Saya cukup senang juga. Setidaknya Mur dan kawan-kawan butuh pemompa mental supaya memadai siap-siap menghadapi PON 2008 nanti di Kalimantan Timur. Tru muncul juga menyabet juara tiga kecepatan. Sayang, Fitri masih perlu diasah jam terbangnya.

“Mau berangkat pulang sore ini. Hujan, jadwal pesawat ditunda. Mi beliin oleh-oleh gelang kayu hitam sama tulisan Allah – Muhammad biar bisa dipasang nanti kalau kita punya rumah,” ujarnya tadi dalam sebuah sms.

Mur, aku sayang kamu. Gapailah cita dan dunia yang kamu geluti…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s