KoRn Kini Cuma Tiga Orang

Sangat disayangkan, band yang tinggal tunggu waktu saja mendapat penobatan sebagai legenda rock ini ditinggalkan oleh dua pentolannya. Kini mereka terengah bertahan. Semoga memang bisa bertahan.

KoRn merupakan band nu metal penyabet Gramophon Award (Grammy) asal Bakersfield. Di wilayah California itu, grup ini mendapat tempat dan disegani oleh band rock lainnya. Limp Bizkit, Payable on Death (POD), Linkin Park, Staind, Static X, Evanescence (dengan vokalis cakepnya Amy Lee) dan lainnya menaruh hormat pada band ini.

Kunci sukses band ini adalah keunikan. Munky dan Head adalah duo pembeset gitar tujuh senar. Mungkin saat ini sudah lazim. Apalagi mereka bukan yang pertama kali memperkenalkan instrumen aneh ini. Steve Vai pernah memakainya, dengan tambahan satu senar loss B rendah di atas senar pertama gitar normal, yang jika dipetik loss bernada E rendah. Yang membuat duet ini unik, mereka membuat stem sendiri, dengan menurunkan satu nada lebih rendah.

Fieldy, pembetot bass, punya teknik unik. Dia bukannya memetik atau mencabik, tepatnya mengetuk bahkan memukul. Walhasil, bass lima senarnya menimbulkan suara gemerecek, “cekecekecekecek…”

Vokalis Jonathan Davis punya warna tersendiri. Dia bisa mengubah-ubah warna vokalnya, dari geram, menangis, menjerit, marah.

Saya sendiri punya sembilan album mereka dalam format kaset tape. Korn (selftitled), Life is Peachy, Follow The Leader, Issues, Untouchables, Take a Look in the Mirror, The Greatest Hits Vol. 1, See You on the Other Side, serta Live and Rare.

Kalau Anda merasa aneh dengan band ini, cobalah tonton si jelita Angelina Jolie (istrinya Brad Pitt kini) dalam film Tomb Raider: Cradle of Life. Salah satu soundtrack-nya, yang berjudul Did My Time, adalah lagu andalan ini film. Bahkan dalam video klip, Jolie tampil ikut nyanyi, meskipun memang tak pernah terdengar suara wanita duta PBB ini.

Kini band ini ditinggalkan oleh Head dan David Silveria si penggebuk drum. Head beralasan dia hendak menghentikan kecanduan alkohol dan obat terlarang. Dia berhenti sejak 2005. Dia memperoleh jalan lain sebagai pemeluk taat Kristen. Sebenarnya hampir setiap anggota band ini punya kebiasaan buruk tersebut. Namun berangsur-angsur bisa sembuh. Jonathan sudah “tobat” pada 1998. Fieldy pun baru saja berhenti dari kecanduan itu. Keduanya tanpa perlu meninggalkan band.

Sedangkan David meninggalkan band demi alasan bisa dekat dengan keluarga. Dia cabut sejak 2006. Lowongnya kursi David berbuntut pada stabilitas band lain. Slipknots, band yang juga memuja Korn, berbalik arah menyerangnya karena drummer mereka, Joey Jordison, “dibajak” Jonathan dan kawan-kawan. Joey terlihat sudah bisa enjoy mengisi posisi itu untuk konser live.

Tapi kayaknya ada yang lain jika Korn sudah tak seasli dulu. Terbukti, dengan sepeninggal Head saja, album See You on the Other Side terasa lain. Munky terasa main sendiri dan kewalahan menukangi semua bebunyian gitar.

Yang jelas, kita tunggu saja kelanjutan perjalanan mereka.

2 responses to “KoRn Kini Cuma Tiga Orang

  1. saya sedih sewaktu head memilih untuk meninggalkan korn. Setelah itu david pergi,..

    korn udah nggak korn seperti dulu, soundnya udah beda banget sekarang.

    btw, tapi saya setuju euy kalo joey yang ngambil posisi david hehehe,..
    lars(metallica) aja nggak mau ngasih kursi drumnya selain ke joey,..

  2. Bayu,
    Moga2 Korn tetep eksis yah. apapun keadaannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s