Vademekum Lagak Pati (Tulisan Kedua)

Vademekum artinya kamus kecil. Tulisan ini hendak menyambung artikel yang pertama. Masih banyak gaya bahasa khas kota pensiunan ini -yang belum tentu dijumpai di daerah lain. Apa saja sih? Mari kita simak.

Berikut adalah beberapa istilah yang bisa kita dijumpai (mungkin) hanya di Pati.

atis (kata sifat); dingin. Banyak daerah Jawa menyebutnya adem, sedangkan atis untuk menyebut sangat dingin. Bagi orang Pati, adem berada di antara anget dan atis. Jadi adem berarti tidak panas juga tidak dingin.

clutak (kata sifat); nakal. Banyak daerah Jawa juga menggunakanya.

congklang (kata sifat); celana yang panjangnya di atas mata kaki, pertanda sudah kekecilan atau tidak muat. Banyak daerah menyebutnya cingkrang.

jojoh (kata kerja); kata kasar untuk menyebut perbuatan memasukkan makanan ke dalam mulut.

jotong ndelik (kata benda); permainan anak-anak tradisional petak umpet. ada beberapa istilah dalam gim yang sudah jarang dilakukan oleh anak-anak ini (maklum, sudah digusur oleh playstation dan permainan modern individualistik lainnya):

– cikup; orang yang bergiliran mencari teman-teman yang bersembunyi menutup wajahnya, tidak melihat, menunggu yang lainnya tuntas mencari tempat persembunyian yang pas.

– jetul; orang yang bersembunyi berhasil menempati pos cikup tadi, sebelum orang yang cikup menyebut namanya. Barang siapa yang bersembunyi berhasil teridentifikasi dan dijetuli oleh si cikup, akan kena giliran cikup dan mencari kawan-kawannya pada putaran selanjutnya.

karipan (kata kerja); bangun kesiangan. Umumnya orang Jawa menyebutnya kawanen.

kawis (kata benda); sejenis buah langka yang bisa digunakan untuk membuat setrup. Biasa juga disebut kawista.

lewa-lewo (kata sifat); tidak mau makan, padahal sudah disodori. Umumnya dilakukan oleh anak kecil yang kurang sreg dengan menu yang tersedia.

menyat (kata kerja); bergegas.

mingser (kata kerja); tidur barang sejenak.

ridu (kata kerja); mengganggu. Banyak daerah lain di Jawa juga menggunakan kata ini.

setin (kata benda, kata kerja); gundu. Tempat lainnya menyebutnya neker. Permainan ini juga sudah jarang dipraktekkan oleh anak-anak zaman sekarang.

sibin (kata kerja); mandi tapi tidak sabunan dan hanya sekadar membasahi badan. Biasanya menggunakan air hangat. Umumnya orang yang sedang sakit dan malas mandi basah melakukan sibin.

singkek (kata benda); sebutan bagi orang keturunan Tionghoa.

umbul (kata benda, kata kerja); permainan mengadu gambar kotak kecil-kecil. Sayang, pedagang umbul yang sering mangkal di depan halaman sekolah juga sudah jarang terlihat lantaran permainan ini sudah tak laku. Ada istilah dari permainan ini:

– baton(an): bergabung atau bekerja sama atau bersekutu dengan kawan lainnya supaya jumlah umbul mereka lebih banyak.

– lemir: lembaran umbul yang sudah terlalu lemas dan tipis. Biasanya anak-anak tidak mau menerima pemberian umbul yang terlalu lemir (yang kalah memberikan sejumlah umbul kepada yang menang sesuai besarannya).

2 responses to “Vademekum Lagak Pati (Tulisan Kedua)

  1. Beberapa taun lalu, saya punya temen kuliah dari Pati. Karena banyak kosa kata yang saya dan banyak temen lain ndak mudeng, jadilah kosa kata Pati sebagai bahan gojlokan buat temen dari Pati ini. Salahsatu yang masih saya inget, Uplik untuk menyebut lampu minyak tanah, yang di daerah jawa lain biasa disebut senthir atau teplok.

  2. Hehehe… uplik dalam Bahasa Indonesia disebut dian. Teplok dan senthir juga dikenal di Pati, tapi orang Pati lebih sering menyebut uplik. Kaca selongsongnya disebut semprong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s