Lahir dan Terbit

Ada berbagai kata kerja yang tak butuh imbuhan. Menariknya, mereka merupakan kata kerja aktif atau pasif sih?

Misalnya: pukul, tendang, lari, tidur, masuk, dan lain sebagainya. Namun setidaknya ada dua contoh unik, yakni lahir dan terbit. Keduanya rupanya bisa ‘berwarna’ aktif sekaligus pasif.

Mari simak contoh terbit.

Matahari terbit dari timur.

Jelas terbit dalam hal ini bertekanan aktif karena tak ada pihak mana pun yang membuat matahari terbit (selain Tuhan Yang Berkehendak, tentunya).

Lain halnya dengan contoh berikut ini: Harian Kuncung terbit setiap siang.

Maksudnya, koran tersebut (di)terbit(kan) oleh sebuah perusahaan media.

Bagaimana dengan lahir?

Bahasa Inggris dengan tegas memperlakukan kata lahir sebagai kata kerja pasif. Misalnya: Saya lahir di kasur (I was born in bed).

Namun, Bahasa Indonesia membuatnya seolah-olah menjadi kata kerja aktif. Hanya, bakal lebih jelas jika dibubuhi imbuhan.

Aktif: Ibu melahirkan saya.

Pasif: Ibu dilahirkan (oleh) nenek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s