Hanya Saja dan Berbeda Dengan

 Kalau ‘hanya’ yah cukup ‘hanya’. Kalau ‘saja’ yah cukup ‘saja’.

Harian Kompas, Kontan (baik harian dan mingguan), situs Detik, dan media (arus-utama) lainnya sering mengobral frasa ‘hanya saja’. Padahal, secara tak sadar, ini merupakan praktek pemborosan bahasa (inefisiensi). Hanya adalah sinonim saja.

Contoh: Dia memang ganteng. Hanya saja, badannya bau.

Bagaimana kalau kita tulis:

Dia memang ganteng. Hanya, badannya bau.

Tak ada salahnya bukan?

Ada lagi praktek yang menjadi (salah) kaprah. Yakni pemakaian ‘berbeda dengan’. Sekilas memang benar. Padahal, Pramoedya Ananta Toer mengingatkan, pasangan ‘berbeda’ buka ‘dengan’, melainkan ‘dari’. Lontaran Pram paralel dengan kaidah English: different from (adjective, kata sifat).

Misal: Susu berbeda dengan sirup.

Yang benar: Susu berbeda dari sirup.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s