Ngobrol Bareng Sopir Taksi: Istri adalah Alasan untuk Pulang

“Istrilah yang dapat membuat kita bergegas kembali ke rumah. Dialah yang bikin kita bangga membawa rezeki dari tetes peluh, butir demi butir.”

Tuturan itu meluncur dari bibir Maryono, sopir taksi burung biru. Malam itu saya tergesa cabut dari kantor menuju sekretariat Aliansi Jurnalis Independen Jakarta (2/10). Wajahnya terajut oleh banyak gurat kerut kulit. “Saya nikahi dia ketika tahun 1972, waktu saya berusia 19 tahun. Kala itu dia 18 tahun,” kenang bapak lima anak ini.

Sayang teman hidup sopir yang nge-pool di Warung Buncit ini sudah tiada, setahun lalu. “Saya kebanyakan tidur di pool. Di sana ada temen ngobrol sesama sopir. Pulang rumah sepi,” ujar pria kelahiran Purworejo ini. Istrinya berasal dari kota gudeg, Yogyakarta.

Tiga anaknya sudah krama (berumah tangga, Jawa) dan memberinya enam cucu. “Anak, bolehlah kita yang melahirkan, mengasuh, dan membesarkan. Tapi kalau sudah berumah tangga, bukan milik kita lagi. Kita hanya nomor tiga. Yang pertama suaminya, yang kedua anak-anaknya,” sambungnya.

Karena itulah Maryono tak mau menggantungkan nasibnya di tangan anak-anaknya. “Mereka punya kebutuhan sendiri. Apalagi baru merangkai rumah tangga. Biarlah saya tetap kerja sendiri,” tukasnya sambil tetap sigap siaga mengendarai sedan menembus jalan perumahan Patra Jasa.

Maryono mengaku setiap hari kudu setor Rp450 ribu kepada juragan. Setelah setor sesuai target, dia beroleh komisi bersih Rp80 ribu per hari. Untuk uber setoran itu, dia kudu berangkat dari pagi hingga balik sampai malam. “Bensin ditanggung perusahaan,” timpalnya. Jika disiplin kerja tiap hari, isi kantongnya bertambah dengan mengalirnya bonus. Seminggu dia kerja empat hari dan dapat jatah libur dua hari, “berat tapi harus,” sambung pria 54 tahun ini.

Perbincangan kami harus terpotong. Mobil berhenti di depan rumah di Kompleks BIER Nomor 1A Jl. Soepomo ini. Di tengah usianya yang merambat menguning, dia sadar, lebih baik mengais rezeki dari tangannya sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s