Kisah Yahya – Dalam Pengejaran

“Ayah, sudah berapa lama kita tercerai. Akibat dari ulah raja lalim yang membabi buta hendak membungkam para penyampai pesan.”

“Ayah, kini aku keluar-masuk hutan, berganti wajah dalam penyamaran, menembus rumah dan kampung. Namun para pasukan selalu saja menebar mata dan menyebar kuping. Di mana-mana, aku tak aman.

Kau sendiri bagaimana ayah? Adakah kau baik? Adakah kau selamat? Aku senantiasa berdoa demi keselamatan kita. Mengapa ada manusia yang secongkak itu, menolak kebenaran yang harusnya dia terima?”

Terdengar derap langkah. Lama-lama makin banyak.

“Ayah, kudengar langkah mereka makin mendekat. Dalam persembunyian ini aku berpasrah.”

Terdengar langkah kaki itu makin mendekat. Dan terhenti. Hening. Lalu terdengar hardikan.

“Rupanya kau di sini. Sudah berapa lama kau menjadi orang yang paling dicari kerajaan. Ikut kami, hai, Yahya ibn Zakariya!”

“Dalam hati, aku hanya berucap. Ya Tuhan, kuserahkan diri ini pada-Mu…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s