Bambang Wisudo Kalah di PHI

Putusan hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) mementahkan anjuran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Saya dengar kabar dari kolega saya Muhammad Kamal Fikri. Bambang Wisudo kalah di PHI. Kamal adalah jurnalis Hukumonline yang memang ngepos di PHI. Dia yang mengulik masalah perburuhan. Hari ini (30/8) Kamal seharian sejak pagi hingga sore menyatroni pengadilan yang bertengger di seberang Gelael MT Haryono itu. Saat ini dia sedang menyiapkan laporannya dalam bentuk berita.

Kasus Bambang sejak awal memang saya ikuti. Saya yang senantiasa menulis perkembangannya. Hingga cukup lama, saya tinggalkan karena saya konsentrasi di bidang ekonomi-politik.

Bambang adalah jurnalis Kompas yang dipecat Pemimpin Redaksi Suryopratomo -yang memecat seorang pemred, bukan seorang direktur atau manajer personalia. Alasannya makin membelukar. Bambang menilai dia dipecat lantaran kegiatannya sebagai pengurus serikat pekerja. Sedangkan Tommy, panggilan akrab Suryopratomo, mengklaim ini masalah kekaryawanan belaka.

Desember 2006 adalah kado natal dan akhir tahun yang ‘istimewa’ bagi Bambang. Dia dipecat karena dianggap meresahkan suasana kerja. Dia menyebar-nyebar pamflet, yang isinya kekecewaan terhadap kebijakan redaksi yang memutasinya ke Ambon.

Lantaran pamflet itulah, Kompas -tepatnya Tommy- menganggap Bambang telah bikin onar. Dia menolak mutasi juga merupakan bentuk pengingkaran perintah, bagi Tommy.

Selanjutnya kasus ini bergulir ke tahap tripartit ke Disnakertrans Jakarta. Bambang minta dipekerjakan kembali. Putuslah anjuran, memenagkan keinginan Bambang. Kompas tak terima dan mengajukannya ke PHI Jakarta Pusat.

Dalam sidang pembacaan putusan tersebut, hakim memenangkan Kompas. Hakim tidak mempermasalahkan hak Bambang membagi-bagi selebaran. Yang jadi soal, Bambang menolak mutasi. Padahal, dalam kontrak kerja, ada klausul kesediaan jurnalis ditugaskan di mana saja, apa saja, kapan saja.

Hmmm, masalah yang menimpa jurnalis memang rumit. Apalagi kalau dia aktif sebagai pentolan serikat pekerja. Bisa-bisa disingkirkan, dengan alasan kekaryawanan. Batas antara karyawan biasa dan pengurus serikat mengabur sudah.

Ada apa dengan berserikat? Padahal berserikat adalah hak dasariah, baik bagi buruh maupun pengusaha. Hingga kini, Pemimpin Umum Kompas Jakob Oetama, duduk sebagai Ketua Umum Serikat Penerbit Suratkabar Indonesia (SPS).

2 responses to “Bambang Wisudo Kalah di PHI

  1. Berikut adalah komentar dari Bambang Wisudo, dari milis Aliansi Jurnalis Independen.

    Salam,

    Saya berterima kasih pada kawan-kawan yang telah membantu saya selama ini. Khususnya tim legal yang bekerja terus-terusan selama selama delapan bulan terakhir. Apa yang dilakukan oleh tim legal menurut saya sudah sangat baik dan maksimal. Performence mereka di PHI di atas angin. Kalaulah kalah, itu karena yang menentukan kalah-menang adalah tiga orang.

    Saya sendiri siap kalah. Konsentrasi saya pada hari-hari ini malah baru terserap untuk mengerjakan tugas-tugas dan paper untuk melihat kembali apa itu jurnalistik. Saya akan maju terus dan tidak akan berhenti sebelum Pak Jakob, Tommy, atau siapapun di Palmerah meminta maaf. Bagi saya ada yang lebih penting daripada sekedar menjadi tukang wartawan. Saya lebih dulu manusia, baru kemudian wartawan. Saya pastikan bahwa kasus ini akan lajut ke Mahkamah Agung dan mungkin saya akan mengajukan gugatan baru. Bagaimanapun skor sementara masih 1:1.

    Kalaulah nanti dari seluruh proses ini saya kalah, rumah saya diambil Kompas, saya juga pasrah. Mungkin untuk sementara saya harus pinjam gudang AJI untuk tempat tinggal. Kalah dan menang, itu di luar otoritas saya. Bagi saya yang paling penting adalah melawan dengan sebaik-baiknya.

    Salam saya dari Pamulang,

    Bambang Wisudo

  2. Pingback: Sektor Media, Anak Bungsu Gerakan Buruh « My Thought, My Activism, My Life, Myself

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s