“Melawan Korupsi Pedoman Investigasi Skandal Keuangan Daerah” Buku Pertamaku

Fiew, lega juga. Akhirnya buku yang kutunggu-tunggu terbit juga. Yap, akhirnya pula aku menelurkan buku pertamaku. Berdebar-debar rasanya. Sudah sekian lama saya menanti kapan bisa jadi penulis.

Buku tersebut merupakan terbitan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta. Patungan dengan GTZ. Hmmm, memang saya tidak sendirian. Saya hanya penulis Bab 5, tentang bagaimana memperoleh sumber person maupun dokumen. People trail serta paper trail.

Lainnya, ada Mas Komang Wahyu Dyatmika (Tempo), Mas Rusdi Mathari (eks Trust), Arfi Amri Bambani (Detik), Dian Yuliastuti (Tempo) yang menulis, serta Mas Siba Dwi Setyo (eks Kontan) yang mengedit.

Buku kecil ini sebagai panduan bagi jurnalis bereportase di lingkungan Pemda. Saya sendiri masih minim pengalaman mengorek-ngorek lingkungan Pemda ini. Yah, paling beberapa kali ke Gubernuran, tapi tidak mengusik dugaan korupsi di sana. Well, inilah yang membuat saya merasa agak kurang pantas menjadi bagian dalam tim penulis ini. Tapi tak mengapa.

Menulis buku adalah impian saya sejak lama. Sekarang telah tercapai. Bolehlah ini buku pertama. Tapi semoga bukan yang terakhir. Yang makin membuat bangga, dari lima nama penulis, sayalah yang termuda.  

Menulis publikasi lewat kolom opini di Kompas dan Malang Pos sudah. Menerbitkan majalah waktu mahasiswa sudah. Menulis di jurnal sudah. Bekerja di media cetak maupun online juga sudah. Tapi menulis buku adalah sensasi yang berbeda.

Kata khotib Jumat hari ini, menyitir sebuah hadits, kerjakan urusan duniamu seakan kamu hidup selamanya, dan kerjakan urusan akhiratmu seakan kamu mati esok hari. Well, punya ambisi dan cita-cita bagi saya sah-sah saja. Saya masih pengen pergi kuliah lagi S2, saya masih pengen meniti karir hingga ke puncak tangga, saya masih ingin menggapai angan lainnya.

Saya tahu, kalau hanya bandari sendiri dengan modal sendiri juga tak mungkin. Saya bukan manusia penuh kuasa. Saya tak mungkin punya percetakan sendiri. Pun, tak mungkin saya kuliah S2 dengan kantong sendiri. Atau menggapai angan dengan harta sendiri, rasanya mustahil.

Namun, hari-hari penantian itu saya yakin akan berakhir. Selalu pasti ada jalan. Bahkan, lewat jalan yang tak terduga. Organisasi saya, AJI Jakarta, begitu mempercayakan tugas ini kepada saya. Dan setelah lama menunggu, akhirnya terbit juga. Seharusnya buku ini dijadwalkan kelar Maret silam. Saya sendiri sudah merampungkan tulisan sejak Februari, bahkan harus bertipes-tipes segala.

Saya merasa bersyukur, satu per satu, meski sekian lama menunggu, keinganan saya tercapai. Inilah jalan Tuhan Sang Maha Pengatur. Saya memang masih banyak belajar untuk bersyukur…

2 responses to ““Melawan Korupsi Pedoman Investigasi Skandal Keuangan Daerah” Buku Pertamaku

  1. wah hebat, selamat yaa

  2. terima kasih atas ucapan selamatnya. sebenarnya belum bisa dibilang hebat sih. lagipula pengalaman investigatif saya masih minim.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s