Konsultasi Gratis dengan Dokter Manis

Proses penyembuhan penyakit tipes saya sudah menapak ke minggu kelima. Tak ada perkembangan berarti, padahal saya sudah berkali-kali ke dokter dan klinik. Saya begitu sebal pergi ke dokter karena tak bakal puas memperoleh penjelasan dan informasi what have to be done with such disease.

Dokter sudah bukan menjadi profesi mulia, melainkan status gengsi serta -tentu saja- mesih pengeruk uang. Memang tak semua dokter mata duitan. Namun yang pasti mereka terlalu sibuk melayani seorang pasien. Begitu panjang deretan pasien yang ngantre sehingga seorang pasien merasa cukup dilayani beberapa menit. Diagnosa, tanya-jawab singkat, kasih resep, lantas keluar dari bilik periksa.

Saya periksa di klinik merakyat di dekat kos saya, Kebayoran Lama. Memang murah, tapi keampuhan obatnya belum terbukti -setidaknya pada penyembuhan tipes saya. Lantas bergegaslah saya ke dokter yang lebih mahal di dekat tempat kerja saya, Kuningan. Seorang dokter dari TNI spesialis penyakit dalam. Wow, mahal nian tarifnya namun sesi tanya-jawab dilaluinya dengan kesan enggan. Disambi sms-an dengan siapa, sang dokter hanya menjawab pertanyaan saya sekenanya.

Saya cukup mangkel juga…

Merasa tak ada perkembangan berarti, saya coba sms seorang dokter yang sedang naik daun. Seorang perempuan yang cantik dus masih muda. Yah, dr. Sonia Wibisono. Saya tak tahu apakah ini ‘dosa’ saya sebagai jurnalis karena memanfaatkan kedekatan saya dengan narasumber.

Kami belum pernah bertatap muka, namun sudah pernah menghelat wawancara lewat telepon dan email. Saya pertama kali mewawancarai dr. Sonia untuk rubrik Tokoh di Mingguan Kontan. Kala itu angle-nya doi punya bisnis restoran sehat.

Saya akhirnya mengirim pesan singkat, apa saja yang harus diperhatikan oleh penderita tipus? Dia menjawab jamur miytake bagus juga. Jangan makan masakan berlemak, pedas, atau asam. Lebih baik konsumsi masakan rebusan daripada gorengan. Sayur memang susah dicerna tapi boleh asal lebih halus dikunyah. Nasi juga boleh tapi lama ngunyahnya dan buah-buahan juga boleh.

Well, terima kasih atas konseling cuma-cuma ini… hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s