Marak situs yang menyuarakan aspirasi korban lumpur Lapindo. Kini, tepat dua tahun warga Sidoarjo berkubang lumpur pekat tanpa tersentuh solusi jelas.
Puluhan ribu warga belasan desa empat kecamatan di Sidoarjo tengah resah (tiap saat luapan lumpur bakal meluas). Nasib mereka terkatung-katung. Dua tahun lalu, 29 Mei 2006, mata bor di Banjar Panji menyebabkan meruamnya lumpur hitam pekat yang makin meluber. Sidoarjo lumpuh. Gedung sekolah dan pabrik yang ada di sana tergenang lumpur panas.
Pemerintah, parlemen -baik Dewan Perwakilan Rakyat maupun Dewan Perwakilan Daerah, dan pihak Lapindo sendiri tak mengentaskan nasib warga korban lumpur. Lapindo, merupakan perusahaan milik Bakrie Group, kepunyaan keluarga Aburizal Bakrie. Ical, panggilannya, kini jadi orang terkaya di negeri ini versi majalah Forbes.
Suara warga bakal membahana di dunia maya yang tanpa batas. Beberapa situs/blog muncul. Tengok saja Berantas Lapindo, Gebrak Lapindo, serta Korban Lumpur. Perjuangan dan perlawanan mereka menarik juga. Bagaimana sikap Anda?
1 response so far ↓
Anonim // May 29, 2008 at 11:11 pm |
Bapak Aburizal Bakrie, Anda bisa melakukan apa saja.
Kami juga bisa!!!
Kami akan memulainya dari “aburizalbakrie.com”.